Jenis Perawatan Yang Bisa Anda Dapatkan di Klinik Kecantikan

Thirzaskin.com – Eksistensi dari klinik kecantikan kini semakin marak diperbincangkan di masyarakat, khususnya di kalangan wanita. Melakukan sejumlah perawatan dianggap sangat penting agar tetap cantik pada setiap kesempatan.

Apapun yang dilakukan para wanita masa kini untuk mempertahankan ataupun mempercantik bentuk wajahnya sebenarnya boleh-boleh saja. Asalkan para wanita tahu jenis-jenis perawatan wajah apa yang dipilihnya beserta risiko yang mungkin akan timbul di kemudian hari.

Sebelum melangkah lebih jauh mengenai perawatan wajah, ketahui dulu mengenai jenis perawatan yang ditawarkan oleh klinik kecantikan di bawah ini dulu yuk!

  1. Dermabrasi

Kulit wajah bermasalah menjadi masalah yang paling sering dialami oleh wanita. Misalnya, kulit wajah yang kusam akibat masalah jerawat. Tidak perlu khawatir, ada dermabrasi yang akan menolong kamu! Tapi ingat, tipe masalah kulit wajah disini masuk dalam kategori yang tidak parah ya. Untuk jenis masalah seperti luka bakar dan sejenisnya tidak bisa disembuhkan dengan dermabrasi.

Perawatan jenis ini menggunakan sikat khusus yang menyerupai sikat berbahan kawat. Sikat ini nantinya dilengkapi dengan roda, lalu ditempelkan ke muka kamu. Sebelum dimulai, kamu akan diberi sedikit anestesi terlebih dahulu agar tidak merasa kesakitan selama proses dermabrasi.

Dermabrasi yang dilakukan secara rutin dipercaya dapat menyamarkan bekas jerawat maupun bekas luka. Meskipun begitu, dermabrasi tetap memiliki efek samping berupa timbulnya jerawat pada area di sekitar wajah.

  1. Fillers

Kulit wajah memang akan mengalami metamorfosis seiring bertambahnya usia. Agar kerutan tersebut tidak telalu kelihatan, kamu bisa memilih perawatan wajah tipe fillers di klinik kecantikan.

Pada awalnya, dokter kecantikan akan menyuntikkan cairan yang mengandung beberapa zat tertentu ke bagian wajah kamu. Cairan ini nantinya akan mengalir ke lapisan kulit paling dalam, menengah, dan permukaan kulit hingga kerutan benar-benar sedikit tersamarkan. Fillers ini sendiri dapat bertahan antara 4 bulan – 1 tahun saja. Setelah itu, kamu harus kembali melakukan fillers ke klinik kecantikan yang sama untuk menutupi kerutan di wajah.

Efek samping yang mungkin timbul akibat fillers antara lain: alergi, perubahan warna kulit, ataupun benjolan di bawah kulit wajah kamu.

  1. Chemical Peeling

Perawatan yang satu ini terlihat sedikit mainstream, dimana wajahmu akan mengalami sedikit pengelupasan untuk menggantikan lapisan kulit mati. Sama seperti fillers, chemical peeling juga menggunakan cairan yang mengandung beberapa zat. Cairan tersebut nantinya disuntikkan ke bagian wajah untuk mempercepat pertumbuhan lapisan kulit yang baru.

Chemical peeling sangat cocok untuk wanita yang sudah berusia 35 tahun ke atas. Dimana wajah memang sudah mulai menunjukkan kerutan yang sangat mengganggu penampilan. Namun, usia tersebut bukan menjadi patokan. Balik lagi ke pribadi masing-masing ya.

Efek samping yang mungkin muncul akibat chemical peeling adalah warna kulit kamu terlihat lebih gelap dibandingkan warna kulit yang lama.

  1. Botox

Botox sangat terkenal di kalangan artis Hollywood karena botox menjadi pilihan kebanyakan artis Hollywood agar terlihat menarik di depan kamera. Perawatan kulit wajah dengan cara botox biasanya menggunakan cairan toksin botulinum. Cairan ini nantinya disuntikkan ke bagian kulit wajah yang diinginkan.

Hasil yang didapatkan dari suntik botox memang sangat menakjubkan. Kerutan di wajah dipercaya dapat hilang dengan sempurna karena cairan yang tadinya disuntikkan berguna untuk mematikan seluruh otot-otot wajah yang aktif.

Di balik hasil yang memuaskan, ternyata suntik botox juga sangat berbahaya bagi kulit wajah kamu. Apabila metode yang digunakan salah, kulit wajah bukan malah bertambah cantik melainkan memar-memar seperti habis berkelahi. Tidak hanya itu, suntik botox yang fail juga megakibatkan kelopak mata turun, kulit kering, dan senyum miring seperti orang yang terkena struk. Pastikan kamu memilih dokter kecantikan yang ahli di bidangnya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Laser

Laser juga menjadi jenis perawatan kecantikan yang sering ditemukan di klinik kecantikan. Laser bertujuan untuk menghaluskan kulit wajah. Perawatan yang satu ini sangat cocok bagi kamu yang mempunyai bekas luka di bagian wajah. Baik itu bekas luka akibat jerawat, benjolan, atau lain sebagainya.

Perawatan jenis laser tidak diperbolehkan bagi ibu hamil atau sedang menyusui. Juga tidak disarankan bagi mereka yang menderita penyakit diabetes, keloids, pernah menjalani rangkaian terapi radiasi, ataupun pernah mengonsumsi obat-obat jerawat seperti isotretinoin.

Sama seperti jenis perawatan lainnya, laser juga memiliki efek samping yang dapat berupa timbulnya jerawat, wajah kemerah-merahan, bengkak, gatal, perubahan warna kulit, maupun jaringan parut.

Perawatan wajah di klinik kecantikan memang membuahkan hasil yang memuaskan. Namun dibalik hasil memuaskan tersebut, kamu harus siap menerima efek samping yang mungkin timbul sehabis perawatan. Satu hal yang perlu kamu ingat. Sekali melakukan perawatan di klinik kecantikan, kamu harus melakukannya secara terus-menerus. Kalau tidak, efek samping yang timbul mungkin bertambah parah.

Artikel ini membahas:

  • macam macam perawatan kulit